Pilih Strategi Investasi yang Sesuai Dengan Anda

strategi investasiUSAI menilai situasi keuangan Anda, kini bolehlah Anda amati apa saja strategi investasi yang mungkin diterapkan. Bicaralah dengan perencana keuangan yang andal. Besar kemungkinan Anda akan mendengar darinya istilah-istilah seperti dollar-cost averaging, diversifikasi, dan alokasi aset. Ketiganya merupakan metode dasar investasi yang diterapkan oleh sekian banyak investor sukses. Tak ada salahnya Anda coba.

Dalam dunia investasi dikenal peribahasa time in the market is better than timing the market. Artinya, punya banyak waktu untuk investasi (time in the market) lebih baik ketimbang memperkirakan waktu yang tepat untuk membeli atau menjual investasi (timing the market). Mustahil memastikan dengan akurat kapan pasar membaik atau memburuk, tapi investasi yang diendapkan lama-lama pastilah menguntungkan. Dollar-cost averaging menyanjung tinggi konsep itu.

Dengan dollar-cost averaging, Anda menginvestasikan sejumlah tetap uang secara rutin, misalnya dengan membeli reksadana tiap bulan. Kalau Anda ikuti strategi ini, jangan coba-coba melakukan market timing. Teruslah tanamkan uang secara rutin, jangan sampai melewatkan satu kala tanpa berinvestasi hanya karena kinerja pasar saham saat itu.

Premis dollar-cost averaging: Anda tidak pernah bisa memprediksi secara akurat pasar saham sepanjang waktu. Karena itulah lebih baik Anda beli ”mencicil”, dalam jumlah kecil tapi rutin, ketimbang menginvestasikan seluruhnya sekaligus dalam satu waktu.

Strategi ini tidak melindungi Anda dari fluktuasi pasar. Tapi setidaknya, biaya investasi rata-rata lebih rendah dibandingkan kalau Anda berinvestasi dalam satu waktu. Dengan investasi ”mencicil”, Anda bisa beli lebih banyak saham saat harga rendah, dan lebih sedikit saham saat harga tinggi.

Dollar-cost averaging sangat berguna saat pasar bergejolak, atau saat Anda tidak yakin ke mana arahnya. Jujur saja, bukankah itu yang sering menimpa kebanyakan orang?

Diversifikasi. Kunci tiap rencana investasi yang sukses adalah diversifikasi: Sebarkan uang Anda ke sejumlah instrumen investasi yang berbeda.

Katakanlah Anda seorang penjual kaki lima yang berdagang di dekat stadium yang ramai. Kalau Anda ingin menerapkan diversifikasi, dagangan tentu bervariasi: kacamata saat hari cerah, payung saat hujan. Ini analogi sederhana, tapi prinsip serupa bisa diaplikasikan ke investasi.

Karena produk yang berbeda memiliki karakteristik berbeda, diversifikasi tepat diterapkan kalau tujuannya adalah mengurangi risiko. Kemungkinan terancamnya seluruh portfolio gara-gara satu instrumen investasi pun terhindari. Ini membawa kita ke alokasi aset.

Berapa banyak yang Anda akan investasikan ke saham? Berapa banyak yang Anda ingin curahkan ke obligasi? Akankah Anda lebih banyak menanam di reksadana India-sentris, ataukah Euro-sentris lebih memikat? Alokasi aset adalah pendekatan metodis yang membantu Anda menemukan jawaban atas semua pertanyaan itu. Beda aset, beda pula profil risiko dan untungnya. Pun reaksinya terhadap lingkungan pasar tertentu.

Kombinasi aset dalam portfolio Anda semestinya bertujuan mengurangi risiko Anda. Tapi alokasi seperti apa tepatnya? Itu keputusan pribadi Anda, tergantung cakrawala investasi dan toleransi Anda terhadap risiko.

Tentukan seberapa agresif Anda berinvestasi.

Ekuitas, misalnya, dianggap kelas aset yang lebih berisiko. Karenanya juga berpotensi lebih menguntungkan. Kalau Anda ingin melancarkan strategi investasi yang lebih agresif, coba warnai portfolio Anda dengan lebih banyak saham, lantas kurangi instrumen investasi tunai dan obligasi.

Sumber: http://mywealth.co.id/topic/perencanaan-keuangan/belajar-berinvestasi/pilihlah-strategi-investasi-yang-sesuai-dengan-anda/

, ,

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: